PEJENG - Istilah bank sampah begitu populer di kalangan masyarakat peduli lingkungan akhir-akhir ini. Namun bagi masyarakat awam tidak banyak yang mengetahui apa dan bagaimana sebenarnya Bank Sampah itu? Untuk mengetahui lebih dekat tentang bank sampah ini, Kader Kebersihan Desa Pejeng menggelar bimbingan teknis (Bimtek) tentang bank sampah. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang pertemuan Kantor Desa Pejeng, Sabtu 07 November 2020 malam, menghadirkan narasumber Bu Ami dari Grya Luhu.
Minggu, 08 November 2020
Sabtu, 31 Oktober 2020
JELANG PADUDUSAN ALIT DI PURA KEBO EDAN
PANITIA KARYA "MAKALAHYANG"
PEJENG – Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Resi Gana, Walik Sumpah lan Padudusan Alit akan dilaksanakan di Pura Kebo Edan, Sabtu 05 Desember 2020 mendatang. Serangkaian dengan itu, pihak Kebendesaan Desa Adat Jero Kuta Pejeng telah mengambil langkah-langkah persiapan guna menyukseskan karya ini. Selain mohon petunjuk Wiku Yajamana Karya Ida Pedanda Wayahan Bun Geriya Sanur Pejeng, prajuru desa juga menyusun panitia karya yang beranggotakan tokoh masyarakat serta krama dari empat banjar yang ada.
Jumat, 30 Oktober 2020
MENDAK PRETIMA SANGHYANG RARE ANGON
PEJENG - Salah satu ritual mengawali Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Resi Gana, Walik Sumpah lan Padudusan Alit di Pura kebo Edan adalah mendak Pretima Sanghyang Rara Angon. Prosesi ini dilaksanakan Jumat, 30 Oktober 2020.
Rabu, 28 Oktober 2020
Sabtu, 24 Oktober 2020
NYENGKER SETRA SERANGKAIAN KARYA PADUDUSAN ALIT DI PURA KEBO EDAN

PEJENG - Prajuru Desa Adat Jero Kuta Pejeng menggelar ritual nyengker setra, Sabtu 24 Oktober 2020. Upacara yang dimulai sekitar pukul 16.00 wita dipusatkan di setra adat Jero Kuta Pejeng ini dipuput Ida Pedanda Geriya Sanding Lingsir.
Pantauan di lapangan, sejak pukul 15.30 wita, krama --yang memiliki "sawa" atau ada anggota keluarganya meninggal dan dikubur di setra setempat-- sudah berdatangan ke lokasi. Mereka membawa berbagai banten sesajen serta berbagai perlengkapan untuk keperluan upacara nyengker setra. Sejumlah panitia juga tampak sigap membantu para Pemangku yang turut hadir dalam upacara ini.
Minggu, 27 September 2020
NUNAS TIGA TIRTA, DEMI KERAHAYUAN JAGAT DAN UMAT
KETIKA PANDEMI COVID-19 BELUM JUGA BERAKHIR
PEJENG - Berbagai langkah sekala maupun niskala telah ditempuh umat untuk meredam pandemi Covid 19, namun serangan virus mematikan ini masih terus berlanjut. Meski begitu para tokoh bersama-sama pimpinan umat Hindu di Bali tak mau tinggal diam. Para pimpinan umat Hindu ini kembali mengajak seluruh masyarakat meggelar ritual, nunas tirta memohon kehadapan Ida Sanghyang Widi Wasa penguasa alam semesta ini agar pandemi ini segera berakhir. Sebagaimana ritual yang dilaksanakan Jumat, 25 September 2020, yakni nunas tirta Betara Kabeh di Pura Besakih, tirta penyapuh jagat lan tirta pekemit jagat.
Sabtu, 12 September 2020
RITUAL "NGEREHIN" IDA RATU MAS
PEJENG - Setra Adat Jero Kuta Pejeng, menjadi saksi bisu ritual ngerehin sesuhunan Ida Ratu Mas, Ratu Ngurah, Ratu Prajapati dan Ratu Alit, Jumat 11 September 2020, tengah malam. Ritual yang kental nuansa magis ini merupakan rangkaian dari upacara mapintonan Ida Sesuhunan Ida Ratu Mas, Ratu Ngurah, Ratu Prajapati dan Ratu Alit.
Kamis, 10 September 2020
AWAS, COVID-19 KIAN MENGANCAM!
LAGI, SEJUMLAH WARGA PEJENG TERKONFIRMASI POSITIF
PEJENG - Pascapenerapan tatanan kehidupan baru atau new normal di Desa Pejeng, kasus COVID-19 bukannya mereda, namun semakin menjadi-jadi. Jika sebelumnya menyasar sejumlah warga Banjar Puseh, kini virus mematikan itu menyerang warga Banjar Guliang, Br. Intaran hingga Br. Panglan. Ironisnya lagi, UPTD Puskesmas Tampaksiring II pun terpaksa ditutup sementara (Jumat 4 September hingga Senin 7 September 2020) menyusul adanya petugas kesehatan setempat yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Minggu, 06 September 2020
KRAMA ADAT JANGAN TAKUT!
BENDESA ADAT JERO KUTA PEJENG SERAHKAN SERTIFIKAT PKD
PEJENG - Setelah melalui proses yang cukup panjang, akhirnya sertifikat tanah pekarangan desa (PKD) diserahkan langsung Bendesa Desa Adat Jero Kuta Pejeng Cokorda Gede Putra Pemayun bersama Perbekel Desa Pejeng Cokorda Agung Kusuma Yuda. Penyerahan sertifikat tanah ini dilaksanakan secara bergiliran di empat banjar di wilayah Desa Adat Jero Kuta Pejeng.
Senin, 17 Agustus 2020
DARI LOMBA CIPTA MENU NON BERAS HINGGA MEMILAH SAMPAH
MERIAHKAN HUT KE-75 PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI
PEJENG - Serangkaian memeriahkan HUT ke-75 Proklamasi RI ini juga diisi lomba memilah sampah serta lomba cipta menu dengan bahan non-beras. Lomba ini diikuti seluruh kader "Laskar Pertiwi".
Turut hadir menyaksikan lomba ini Perbekel Desa Pejeng Cokorda Agung Kusuma Yuda, Bendesa Adat Jero Kuta Pejeng Cokorda Gede Putra Pemayun, Ketua PKK Desa Pejeng, Ketua PKK Banjar Adat se-Desa Pejeng, Ibu-Ibu Kaur Se-Desa Pejeng, Babinkamtibas, Yayasan Bumi Sasmaya serta sejumlah mahasiswa KKN Unud.
KADER KEBERSIHAN PERINGATI HUT KE-75 PROKLAMASI RI DI TPS PEJENG
PEJENG - Semangat nasionalisme warga Pejeng untuk merayakan 17 Agustus di tengah pandemi Covid-19 ini ternyata masih tetap membara. Setidaknya itu terlihat di kalangan kader kebersihan desa. Mereka memperingati HUT ke-75 Proklamasi RI dengan cara yang sangat sederhana, di Tempat Pengolahan Sampah (TPS) desa setempat, Senin 17 Agustus 2020.
Minggu, 02 Agustus 2020
PAWINTENAN DAN PEKALAHYANGAN PEMANGKU PURA PUSERING JAGAT
![]() |
Dw Ngk Putu Bagiana dan istri (kiri), serta Dw Ngk Putu Hery Sugianta bersama istri (kanan) saat menjalani ritual pabyakalan di jaba tengah Pura Pusering Jagat. |
PEJENG - Karya padudusan di Pura Pusering Jagat tahun 2020 ini menjadi momen istimewa bagi Dewa Ngakan Putu Hery Sugianta bersama istri Dewa Ayu Siskawati, serta Dewa Ngakan Putu Bagiana dan istri Ni Made Sujiani. Betapa tidak, karena serangkaian karya padudusan ini mereka mulai mengemban tugas sebagai pelayan umat, jan panggul di Pura Pusering Jagat. Dewa Ngakan Putu Hery Sugianta dan istri resmi sebagai Pemangku Ratu Sudamala setelah menjalani ritual pawintenan, sedangkan Dewa Ngakan Putu Putu Bagiana dan istri menjalani ritual pekalahyangan sebagai calon Pemangku Pura Pusering Jagat.
Jumat, 31 Juli 2020
PEMEDEK HARUS TAATI PROTOKOL KESEHATAN
KARYA PADUDUSAN PURA PUSERING JAGAT DI TENGAH PANDEMI
![]() |
PEJENG - Walau pandemi Covid-19 hingga kini masih berkecamuk, namun karya padudusan di Pura Pusering Jagat Pejeng tetap dilaksanakan, bertepatan Purnamaning Karo, Senin 3 Agustus 2020. Hanya saja pelaksanaannya lebih sederhana dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, tanpa mengurangi makna dari karya padudusan ini. Dalam artian, ada beberapa ritual yang biasanya dilaksanakan setiap karya padudusan, kali ini dilaksanakan secara ngubeng. Begitu pula prosesi nedunang Ida Bhatara dari Pura-Pura se-Jero Kuta Pejeng ditiadakan karena masih dalam situasi pandemi Covid-19.
Sabtu, 25 Juli 2020
Selasa, 21 Juli 2020
"DESA ADAT TANGGUH COVID-19"
MAHASISWA KKN UNUD AJAK MASYARAKAT PEJENG SIAP HADAPI NEW NORMAL

PEJENG - Sebanyak 40 orang mahasiswa Universitas Udayana (Unud) mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pejeng. Mereka ditugaskan di enam banjar yang ada, mulai dari Banjar Intaran, Banjar Pande, Banjar Puseh, Banjar Guliang, Banjar Pedapdan serta Banjar Panglan.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini program kegiatannya terkait mitigasi pandemi Covid-19, serta mengajak masyarakat bersiap-siap menghadapi era kebiasaan baru atau yang populer dengan sebutan New Normal. Hal itu sesuai tema "KKN Tematik Desa Adat Tangguh Covid-19".
Selasa, 07 Juli 2020
WARGA LEGA, KARANTINA MANDIRI BERAKHIR
HASIL RAPID TEST TAHAP II NON-REAKTIF
PEJENG - Sejumlah Satgas Gotong Royong Pencegahan Covid-19 Desa Pejeng bersama pecalang tampak berjaga-jaga di depan rumah warga Banjar Puseh yang positif covid-19. Sementara warga yang ada di dalam rumah tersebut harap-harap cemas menunggu pelaksanaan rapid test tahap II, Selasa 07 Juli 2020.
Rabu, 24 Juni 2020
Hasil Rapid Test Non-Reaktif
KELUARGA LAKUKAN KARANTINA MANDIRI
PEJENG - Sebanyak 37 warga Pejeng menjalani rapid test pasca kasus positif Covid-19, Rabu 24 Juni 2020. Rapid test ini dilaksanakan petugas dari UPT Kesmas Tampaksiring II menyasar seluruh anggota keluarga serta mereka yang sempat kontak langsung dengan pasien positif corona, NK (59).
Pantauan WARTA PEJENG, begitu tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 wita, sebanyak 4 orang petugas kesehatan tersebut langsung melakukan berbagai persiapan termasuk mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Setelah semuanya siap, mereka dipimpin Kepala UPTD Kesmas II Tampaksiring dr. Luh Toni Parwati langsung menuju rumah warga untuk melaksanakan tugas rapid test.
Selasa, 23 Juni 2020
WASPADA! SATU LAGI WARGA POSITIF COVID-19
![]() |
Petugas kantor desa menyemprot desinfectan di rumah warga positif Covid-19 |
Kali ini yang terinfeksi adalah seorang ibu rumah tangga, berinisial NK (59). Belum diketahui di mana korban terpapar virus corona.
Menurut informasi, korban sebelumnya menderita sakit kanker dan sempat dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Kabupaten Gianyar.
Senin, 22 Juni 2020
SEJUMLAH WARGA PEJENG JALANI RAPID TES
PEJENG - Sejumlah warga Pejeng menjalani rapid tes, Senin 22 Juni 2020, menyusul adanya warga yang positif Covid-19. Pelaksanaan rapid tes ini dilakukan terhadap mereka yang sebelumnya sempat kontak langsung dengan warga yang positif Covid-19 tersebut. Hasilnya? Untuk sementara semua yang di-rapid tes hasilnya non-reaktif.
Minggu, 21 Juni 2020
GEMPAR, WARGA POSITIF COVID-19
PEJENG - Suasana Desa Pejeng yang sejak mencuatnya kasus Covid-19 tampak aman dan tenang, mendadak gempar . Itu menyusul kabar ada warga positif Covid-19. Menurut informasi, warga tersebut merupakan tenaga medis di sebuah rumah sakit swasta di wilayah Kabupaten Gianyar.
Bendesa Adat Jero Kuta Pejeng Cokorda Gede Putra Pemayun menuturkan, sebelumnya ada warga melapor bahwa anggota keluarganya positif Covid-19, Sabtu 20 Juni 2020 malam. Mendapat laporan itu, pihaknya langsung memanggil prajuru banjar serta pihak Satgas Covid-19 Desa Pejeng untuk menentukan langkah pencegahan lebih lanjut. "Baru saja ada warga melapor, anaknya positif (Covid-19)," ungkap Cokorda Gede Putra Pemayun via ponsel, Sabtu malam.
Senin, 01 Juni 2020
BANTAH WARGA PEJENG POSITIF COVID-19
PEJENG - Bendesa Desa Adat Jero Kuta Pejeng Cokorda Gede Putra Pemayun, S.H membantah ada warga Pejeng yang positif Covid-19. Hal tersebut ditegaskan Cokorda Putra Pemayun sehubungan isu yang beredar bahwa ada dua warga Pejeng terdata di Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Gianyar positif penyakit mematikan tersebut.
"Sampai saat ini tidak ada warga Pejeng positif corona," tegasnya saat ditemui usai penyerahan bantuan paket sembako tahap II untuk 1.172 warga Pejeng, di ancak saji Puri Agung Soma Negara Pejeng, Senin, (01/6).
Senin, 18 Mei 2020
TEBING LONGSOR, TEMBOK SMPN 3 ROBOH
KETIKA HUJAN DERAS GUYUR PEJENG
foto/dewa suamba
Tebing di sebelah utara jalan menuju Tukad Bubung longsor menyebabkan
pohon bambu ikut tergrus dan menutupi jalan
PEJENG - Hujan deras yang mengguyur Pejeng, Minggu 17 Mei 2020 malam hingga Senin 18 Mei 2020 selain memicu banjir, juga mengakibatkan longsor di sejumlah lokasi.
Pantauan WARTA PEJENG, saat hujan deras tersebut air meluap ke badan jalan akibat got-got tersumbat sampah dan dahan kayu. Sebagaimana yang terlihat di perempatan bucu kelod kauh. Saat itu air di got utama sebelah timur jalan dari arah hulu mengangkut banyak sampah plastik dan botol kemasan air mineral serta dahan-dahan kayu. Saat bersamaan got utama di sebelah utara jalan juga mengangkut sampah dari arah timur. Sampah-sampah tersebut kemudian nyangkut persis di mulut terowongan sehingga menyebabkan air meluap ke jalanan.
Minggu, 17 Mei 2020
TERTIMBUN LONGSOR, KELABAH TATIAPI KERING
PEJENG - Warga Pejeng yang selama ini suka mandi, berendam atau mencuci di kelabah (kali) jalur Tatiapi, Tugu Pahlawan hingga kawasan Nyembulan Br. Pande harus gigit jari. Pasalnya tidak ada air mengalir di sepanjang kelabah tersebut sejak beberapa hari terakhir ini. Setelah ditelusuri penyebabnya ternyata ada material longsoran tebing yang menutupi daerah aliran kelabah tersebut di daerah hulu, tepatnya di sebelah selatan Tukad Bubung.
Rabu, 13 Mei 2020
UNHI DENPASAR PEDULI COVID-19
NUNAS ICA DAN SERAHKAN SEMBAKO DI PURA PUSERING JAGAT
![]() |
foto-FB |
PEJENG - Banyak cara dilakukan elemen masyarakat untuk meringankan beban sesama yang terdampak pandemi Covid-19. Salah satunya adalah lewat bantuan paket sembako kepada masyarakat. Sebagaimana dilakukan Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar yang menyerahkan bantuan (mapunia) paket sembako kepada para Pemangku di sejumlah Pura di seluruh Bali.
Minggu, 10 Mei 2020
RUMAH DAN FASUM DISEMPROT DESINFECTAN
PEJENG – Begitu tersiar
kabar virus corona mulai mengancam Bali, warga Pejeng langsung bergerak
serentak melakukan langkah antisipasi lewat penyemprotan desinfectan. Di bawah
komando Satgas Covid-19, penyemprotan desinfectan menyasar fasum (fasilitas
umum), pasar tradisional hingga ke rumah-rumah warga. Aksi nyata ini mendapat
respon positif dari masyarakat untuk mencegah munculnya kasus Covid-19.
Pantauan di lapangan, penyemprotan desinfectan Lihat saja
suasana di jaba Puri Agung Soma Negara setiap Minggu pagi, sejumlah warga
utamanya generasi muda tampak berbaur dengan anggota Satgas Covid-19 menyiapkan
segala keperluan penyemprotan, mulai dari alat semprot hingga mencampur larutan
desinfectan.
Jumat, 08 Mei 2020
PEJENG GRATISKAN IURAN AIR MINUM MANDIRI
RINGANKAN BEBAN WARGA TERKAIT PANDEMI CORONA-19
![]() |
warta pejeng/ilustrasi |
PEJENG - Pemerintah Desa Pejeng memberikan keringanan pembayaran iuran Air Minum Mandiri kepada para pelanggannya. Kebijakan ini ditempuh mengingat pandemi Covid-29 yang berkepanjangan, menyebabkan banyak warga Pejeng yang terpaksa dirumahkan tanpa gaji atau kena pemutusan hubungan kerja (PHK). Di sisi lain mereka memikul tanggung jawab untuk menghidupi keluarganya.
Hal tersebut disampaikan Perbekel Desa Pejeng Tjok. Agung Kusuma Yudha P, dalam surat pemberitahuan No. 01/DP/V2020 yang ditujukan kepada para pelanggan air manidri desa, per tanggal 08 Mei 2020. Dalam surat pemberitahuan ini disebut, sehubungan dengan wabah Covid-19 yang mengakibatkan semua warga masyarakat kesulitan mendapatkan pekerjaan, sehingga berdampak pada tersendatnya pembayaran iuran air minum mandiri Desa Pejeng, maka kami memutuskan untuk memberikan keringanan pembayaran iuran untuk bulan Mei dan Juni tahun 2020.
Jumat, 01 Mei 2020
GELONTOR 1.166 PAKET SEMBAKO
KIAT DESA ADAT JERO KUTA PEJENG ANTISIPASI DAMPAK COVID-19
PEJENG - Pandemi Covid-19 berdampak luar biasa terhadap kehidupan sosial, budaya hingga ekonomi masyarakat. Guna mengantisipasi dampak yang lebih luas lagi, Desa Adat Jero Kuta Pejeng mengambil kebijakan strategis, menggelontor paket sembako untuk 1.166 KK. Paket sembako tersebut diserahkan langsung Bendesa Cokorda Gede Putra Pemayun, kepada kelihan adat Banjar Intaran, Banjar Puseh, Banjar Pande serta Banjar Guliang, di Jaba Puri Agung Somanegara Pejeng, Jumat 01 Mei 2020.
Sabtu, 25 April 2020
PEJENG KAWASAN WAJIB MASKER
PEJENG - Banyak cara ditempuh Satgas Covid-19 Desa Pejeng untuk memerangi virus corona. Selain menggencarkan sosialisasi, juga mewajibkan penggunaan masker bagi warga yang hendak memasuki wilayah Desa Pejeng. Untuk mengingatkan warga, Satgas Covid-19 memasang spanduk bertuliskan "ANDA MEMASUKI KAWASAN WAJIB MENGGUNAKAN MASKER". Spanduk tersebut dipasang di sejumlah lokasi strategis agar mudah dibaca warga.
Selasa, 31 Maret 2020
CEGAH COVID-19, GENCARKAN SOSIALISASI
![]() |
Foto/FB
Satgas Covid-19 gencarkan sosialisasi
|
PEJENG - Pemerintah Desa Pejeng bersama-sama Prajuru Desa Adat membentuk Satgas GotongRoyong Pencegahan Covid-19. Begitu terbentuk, Satgas Covid-19 ini langsung bergerak cepat, melakukan sosialisasi tentang bahaya dari serangan virus corona kepada seluruh warga serta upaya-upaya pencegahannya.
Sosialisasi ini gencar dilakukan baik secara langsung lewat selebaran, spanduk, maupun lewat pengeras suara (calling) menggunakan mobil keliling setiap pagi maupun sore hari. Pada intinya, pemerintah mengimbau kepada seluruh warga masyarakat agar waspada terhadap serangan penyakit yang disebabkan Virus Corona-19. Masyarakat diminta tinggal di rumah jika tidak ada keperluan mendesak. Selain itu, menjaga jarak fisik (physical distancing), serta mengurangi kegiatan sosial/budaya yang bersifat pengerahan massa (social distancing). Dan yang tidak kalah pentingnya, menghindari rajin cuci tangan menggunakan sabun, hindari menyentuh mata hidung dan mulut, hingga menggunakan masker jika keluar rumah.
Minggu, 16 Februari 2020
Kamis, 16 Januari 2020
"TEROR KOBRA" LANDA PEJENG
PEJENG - "Teror ular kobra" rupanya juga
terjadi di Pejeng. Ular berbisa ini masuk ke rumah salah seorang warga di dekat
Tugu Pahlawan Sapta Dharma, Rabu 15 Januari 2020, sekitar pukul 13.10 wita. Munculnya ular tersebut sempat
membuat seisi rumah berteriak kaget. Syukur tidak ada korban (gigitan ular) dalam
peristiwa tersebut.
Langganan:
Postingan (Atom)