Minggu, 08 November 2020

KADER KEBERSIHAN IKUT BIMTEK BANK SAMPAH


PEJENG - Istilah bank sampah begitu populer di kalangan masyarakat peduli lingkungan akhir-akhir ini. Namun bagi masyarakat awam tidak banyak yang mengetahui apa dan bagaimana sebenarnya Bank Sampah itu? Untuk mengetahui lebih dekat tentang bank sampah ini, Kader Kebersihan Desa Pejeng menggelar bimbingan teknis (Bimtek) tentang bank sampah. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang pertemuan Kantor Desa Pejeng, Sabtu 07 November 2020 malam, menghadirkan narasumber Bu Ami dari Grya Luhu. 

Pada kesempatan itu sekilas dipaparkan bagaimana pengelolaan bank sampah berbasis aplikasi seluler. Aplikasi ini dikembangkan Grya Luhu untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas pemilahan sampah. Selain itu juga dibahas jenis-jenis sampah apa saja yang bisa ditabung di bank sampah ini, seperti plastik, besi dan logam, kertas serta botol kaca. Pada intinya keberadaan bank sampah ini tidak bisa dipisahkan dari upaya pemilahan sampah di kalangan masyarakat. 

Ketua Kader Kebersihan Desa Pejeng Sri Umayanti mengatakan, Bimtek Bank Sampah ini dimaksudkan agar para kader sampah khususnya dan masyarakat Desa Pejeng pada umumnya bisa memahami tentang keberadaan dari bank sampah itu sendiri. "Mengingat masih banyak sampah yang dikategorikan material bisa dimasukkan ke bank sampah, maka dipandang perlu digelar bimtek ini,'' ujarnya. 
Dikatakan, dengan merangkul banyak pihak maka semakin banyak pula pengetahuan yang diperoleh para peserta (kader kebersihan desa). ''Dengan bimtek ini mereka semakin paham akan pentingnya memilah sampah," jelas Sri Umayanti seraya mengatakan kegiatan ini merupakan kerja sama dengan komunitas Grya Luhu. 

Lebih lanjut Sri Umayanti menegaskan tidak hanya dipilah, material in-organik yang pada awalnya di-residukan, bisa dinominalkan walau bukan itu tujuan utamanya. ''Dengan semakin aktif memilah sampah, berarti kita sudah mulai memahami pentingnya peduli lingkungan,'' ujarnya. 

Para peserta Bimtek ini tampak displin dan serius mendengarkan pemaparan dari nara sumber, dan aktif menayakan hal-hal belum yang mereka pahami. Sebelumnya para kader kebersihan desa ini telah melakukan uji coba pemilahn sampah. Hasilnya, memang cukup memuaskan. Sebagaiman disampaikan dalam presentasi dari masing-masing kelompok, para kader kebersihan ini mengaku banyak manfaat dan hal positif yang didapat dari memilah sampah. Selain lingkungan di sekitar rumah tangga menjadi bersih, juga dapat mendatangkan pengasilan dari pemilahan sampah ini. 

Hadir dalam Bimtek Bank Sampah ini Ketua PKK Desa Pejeng Ny. Agung Atik Kusuma Yuda serta anggota PKK Desa Pejeng, Grya Luhu, Komunitas Merah Putih Hijau (MPH), Kader Kebersihan Desa Pejeng serta tim pengangkut sampah. (GEDE ASTA) 

Tidak ada komentar: