Minggu, 27 September 2020

NUNAS TIGA TIRTA, DEMI KERAHAYUAN JAGAT DAN UMAT

 KETIKA PANDEMI COVID-19 BELUM JUGA BERAKHIR


PEJENG - Berbagai langkah sekala maupun niskala telah ditempuh umat untuk meredam pandemi Covid 19, namun serangan virus mematikan ini masih terus berlanjut. Meski begitu para tokoh bersama-sama pimpinan umat Hindu di Bali tak mau tinggal diam. Para pimpinan umat Hindu ini kembali mengajak seluruh masyarakat meggelar ritual, nunas tirta memohon kehadapan Ida Sanghyang Widi Wasa penguasa alam semesta ini agar pandemi ini segera berakhir. Sebagaimana ritual yang dilaksanakan Jumat, 25 September 2020, yakni nunas tirta Betara Kabeh di Pura Besakih, tirta penyapuh jagat lan tirta pekemit jagat. 

Sabtu, 12 September 2020

RITUAL "NGEREHIN" IDA RATU MAS

PEJENG - Setra Adat Jero Kuta Pejeng, menjadi saksi bisu ritual ngerehin sesuhunan Ida Ratu Mas, Ratu Ngurah, Ratu Prajapati dan Ratu Alit, Jumat 11 September 2020, tengah malam. Ritual yang kental nuansa magis ini merupakan rangkaian dari upacara mapintonan Ida Sesuhunan Ida Ratu Mas, Ratu Ngurah, Ratu Prajapati dan Ratu Alit.

Kamis, 10 September 2020

AWAS, COVID-19 KIAN MENGANCAM!

LAGI, SEJUMLAH WARGA PEJENG TERKONFIRMASI POSITIF



PEJENG - Pascapenerapan tatanan kehidupan baru atau new normal di Desa Pejeng, kasus COVID-19 bukannya mereda, namun semakin menjadi-jadi. Jika sebelumnya menyasar sejumlah warga Banjar Puseh, kini virus mematikan itu menyerang warga Banjar Guliang, Br. Intaran hingga Br. Panglan. Ironisnya lagi, UPTD Puskesmas Tampaksiring II pun terpaksa ditutup sementara (Jumat 4 September hingga Senin 7 September 2020) menyusul adanya petugas kesehatan setempat yang terkonfirmasi positif Covid-19. 

Minggu, 06 September 2020

KRAMA ADAT JANGAN TAKUT!

BENDESA ADAT JERO KUTA PEJENG SERAHKAN SERTIFIKAT PKD


PEJENG - Setelah melalui proses yang cukup panjang, akhirnya sertifikat tanah pekarangan desa (PKD) diserahkan langsung Bendesa Desa Adat Jero Kuta Pejeng Cokorda Gede Putra Pemayun bersama Perbekel Desa Pejeng Cokorda Agung Kusuma Yuda. Penyerahan sertifikat tanah ini dilaksanakan secara bergiliran di empat banjar di wilayah Desa Adat Jero Kuta Pejeng. 

Senin, 17 Agustus 2020

DARI LOMBA CIPTA MENU NON BERAS HINGGA MEMILAH SAMPAH

MERIAHKAN HUT KE-75 PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI




PEJENG - Serangkaian memeriahkan HUT ke-75 Proklamasi RI ini juga diisi lomba memilah sampah serta lomba cipta menu dengan bahan non-beras. Lomba ini diikuti seluruh kader "Laskar Pertiwi". 

Turut hadir menyaksikan lomba ini Perbekel Desa Pejeng Cokorda Agung Kusuma Yuda, Bendesa Adat Jero Kuta Pejeng Cokorda Gede Putra Pemayun, Ketua PKK Desa Pejeng, Ketua PKK Banjar Adat se-Desa Pejeng, Ibu-Ibu Kaur Se-Desa Pejeng, Babinkamtibas, Yayasan Bumi Sasmaya serta sejumlah mahasiswa KKN Unud.

KADER KEBERSIHAN PERINGATI HUT KE-75 PROKLAMASI RI DI TPS PEJENG

 

PEJENG - Semangat nasionalisme warga Pejeng untuk merayakan 17 Agustus di tengah pandemi Covid-19 ini ternyata masih tetap membara. Setidaknya itu terlihat di kalangan kader kebersihan desa. Mereka memperingati HUT ke-75 Proklamasi RI dengan cara yang sangat sederhana, di Tempat Pengolahan Sampah (TPS) desa setempat, Senin 17 Agustus 2020. 

Minggu, 02 Agustus 2020

PAWINTENAN DAN PEKALAHYANGAN PEMANGKU PURA PUSERING JAGAT

   Dw Ngk Putu Bagiana  dan istri (kiri), serta Dw Ngk Putu Hery Sugianta bersama istri (kanan)  
saat menjalani ritual pabyakalan di jaba tengah Pura Pusering Jagat.

PEJENG - Karya padudusan di Pura Pusering Jagat tahun 2020 ini menjadi momen istimewa bagi Dewa Ngakan Putu Hery Sugianta bersama istri Dewa Ayu Siskawati, serta Dewa Ngakan Putu Bagiana dan istri Ni Made Sujiani. Betapa tidak, karena serangkaian karya padudusan ini mereka mulai mengemban tugas sebagai pelayan umat, jan panggul di Pura Pusering Jagat. Dewa Ngakan Putu Hery Sugianta dan istri resmi sebagai Pemangku Ratu Sudamala setelah menjalani ritual pawintenan, sedangkan Dewa Ngakan Putu Putu Bagiana dan istri menjalani ritual pekalahyangan sebagai calon Pemangku Pura Pusering Jagat.